Rancang skenario untuk menyortir dan merutekan permintaan. Kembalikan JSON {"scenario_name":"...","trigger":"...","ai_step":"...","routing":"...","action":"..."}. ai_step — klasifikasi aplikasi (departemen/topik/prioritas) + ekstraksi kontak + penilaian kepercayaan; routing - aturan kepada siapa harus dikirim berdasarkan kategori, dan menunjukkan bahwa aplikasi dengan keyakinan rendah akan masuk ke verifikasi manual oleh seseorang (cabang 'meragukan -> orang'); action — buat kartu dari penanggung jawab dan konfirmasikan ke klien.
Aplikasi adalah surat, formulir dan pesan dimana klien menginginkan sesuatu. Tugas otomatisasi adalah menerima aplikasi, memahami esensinya, dan mengirimkannya ke orang yang tepat tanpa penyortiran manual. Skema: pemicu - formulir telah diisi atau pesan telah diterima; Langkah AI - mengklasifikasikan permintaan (departemen, topik, prioritas) dan menarik kontak; langkah perutean - pilih penerima berdasarkan kategori; tindakan - buat kartu di daftar tugas orang yang bertanggung jawab dan konfirmasikan kepada klien bahwa permohonan telah diterima. Mekanik: AI bekerja sebagai petugas operator - membaca teks bebas dan menaruhnya di rak, dan perutean hanya dengan melihat labelnya. Leverage: selalu mengirimkan konfirmasi instan kepada klien "diterima, kami sedang mengerjakannya" - ini menghilangkan setengah dari permintaan berulang. Wawasan: meminta AI untuk mengembalikan tidak hanya kategori tersebut, tetapi juga keyakinannya; mengirimkan aplikasi dengan keyakinan rendah untuk peninjauan manual daripada ke alur umum. Trik kedua: tambahkan tenggat waktu prioritas agar hal yang mendesak tidak tenggelam. Kesalahan umum yang dilakukan pemula: memercayai AI untuk membuat keputusan akhir pada aplikasi kontroversial tanpa adanya kemunduran. Selalu mulai cabang “meragukan -> orang”, jika tidak, kasus yang jarang terjadi dan aneh akan salah arah dan hilang secara diam-diam.
Buka kunci akses untuk mengirimkan solusi untuk peninjauan AI instan.